Tuesday, December 7, 2010

Lord of War


Sebenernya dulu gue udah nonton film ini, tapi waktu itu gue cuma sempat menyaksikan 2/3 terakhir film yang mana bikin perhatian gue langsung tersedot ke dalamnya. Dan tadi malam film ini ditayangkan ulang, tentu ga bakal gue lewatkan lagi bagian awalnya.

Bertema berat ala Blood Diamond dan alih-alih soal berlian konflik kali ini adalah tentang perdagangan senjata yang katanya adalah pembunuh massal sesungguhnya nohope.

Dikisahkan Yuri Orlov - diperankan oleh Nicolas Cage yang seperti biasa tetap brilian - seorang dari keluarga pendatang Ukraina yang menetap di Amerika. Awalnya ia seperti imigran biasa lainnya, namun suatu peristiwa mencetuskan ide ekstrim yang akan mengubah hidupnya.

Singkat kata Yuri menjelma menjadi seorang pendagang senjata kelas kakap. Kliennya bukan lagi hanya gangster atau mafia melainkan para pemimpin negara-negara konflik. Dalam dunia seperti ini legalisme tidak ada artinya, dan Yuri adalah belut licin yang sangat membuat geram agen pemburunya Jack Valentine - ngomong-ngomong tipikal kejar-kejaran penjahat dan penegak hukum ini sedikit mengingatkan gue dengan Catch Me If You Can - seperti kata Yuri, Jack Valentine adalah seorang hamba hukum yang langka woow.

Tentu saja profesi seperti ini membuat Yuri dalam gelimang harta yang kemudian membuatnya berhasil mendapatkan wanita impiannya sejak lama, Ava Fontaine sang supermodel. Ngomong-ngomong geli juga pas Yuri bilang:"Aku hampir bangkrut untuk dapat merayunya". hohohoho Gimana nggak, untuk dapat kesempatan itu yuri mesti membeli sebuah hotel dan pesawat pribadi, wkwkwkwkwkwkwk ngakak_gede.
"The problem with dating dream girls is that they have a tendency to become real." Belum cukup harta, Yuri menggunakan kelihaian muslihat hingga dapat menikahi Ava. "Some of the most successful relationships are based on lies and deceit. Since that's where they usually end up anyway, it's a logical place to start", katanya...hmmmmmm

Namun di luar itu lebih banyak realistis pahit dalam hidup Yuri, terutama manakala ia mulai terlibat dengan presiden Liberia, klien favorit yang sesungguhnya sangat bengis. Mungkin Yuri tidak tega untuk membunuh dengan menekan pelatuk senjata yang dijualnya. Yang belum ia sadari adalah hatinya semakin beku. Kehilangan orang-orang yang sangat ia cintai pun pada akhirnya tidak merubah apapun. Dan ini sama sekali bukan persoalan haus akan uang hammer,


Ava Fontaine: We have enough. You can stop now.
Yuri Orlov: It's not about the money.
Ava Fontaine: What is it about?
Yuri Orlov: I 'm good at it.


Dan seperti kata Andre sang presiden kejam:

Andre Baptiste Sr.: They say that I am the lord of war, but perhaps it is you.
Yuri Orlov: I believe it's "warlord."
Andre Baptiste Sr.: Thank you, but I prefer it my way.




Well, gue tidak akan membocorkan lebih banyak lagi. Akan lebih mengesankan jika menyaksikannya sendiri. Potret suram kemanusiaan dengan kupasan sisi-sisi yang menohok. Dan karakter favorit gue disini? tentu saja Vitaly sang adik, so just watch the movie then you`ll find the reason.

Berikut gue kutip beberapa quote berkesan dari film ini yang gue comot dari http://www.imdb.com (selain dari yang udah gue tulis di atas tentunya):

Jack Valentine to Yuri Orlov: I would tell you to go to hell, but I think you're already there

(Aku ingin mengatakan padamu pergilah ke neraka, tapi kurasa sesungguhnya kau sudah disana)



Yuri Orlov: They say, "Evil prevails when good men fail to act." What they ought to say is, "Evil prevails."

(Mereka berkata bahwa kejahatan ada ketika orang-orang baik gagal bertindak. Yang seharusnya mereka katakan adalah kejahatan selalu ada)
>>>>> saat-saat adegan paling mengharukan berdukaberduka


Yuri Orlov: Every faction in Africa calls themselves by these noble names - Liberation this, Patriotic that, Democratic Republic of something-or-other... I guess they can't own up to what they usually are: the Federation of Worse Oppressors Than the Last Bunch of Oppressors. Often, the most barbaric atrocities occur when both combatants proclaim themselves Freedom Fighters.

(Setiap faksi di Afrika menyebut diri mereka sendiri dengan nama-nama mulia - Pembebasan ini, Patriotik itu, Republik Demokratik atau sesuatu semacam itu ... Menurutku mereka tidak bisa menamakan diri sesuai apa mereka sebenarnya yang adalah: Federasi Penindas yang Lebih Parah dari Penindas Parah Sebelumnya. Seringkali, kekejaman yang paling biadab terjadi ketika kedua kelompok sama-sama memproklamirkan diri mereka sendiri sebagai Pejuang Kemerdekaan)
>>>>> lagi-lagi mengingatkan gue dengan Blood Diamond


Ini quote yang paling menohok (by Yuri Orlov):




Yuri Orlov: You know who's going to inherit the Earth? Arms dealers. Because everyone else is too busy killing each other. That's the secret to survival. Never go to war. Especially with yourself.

(Tahukah kau siapa yang akan mewarisi bumi ini? Pedagang senjata. Karena yang lain terlalu sibuk saling bunuh. Itulah rahasia bertahan. Jangan pernah berperang. Terutama dengan dirimu sendiri)


****


4 comments:

alice in wonderland said...

jujur aku baru baca setengah tulisanmu...soalnya aku jadi pengen nonton filmnya sendiri^^ hehe sorry ya lama gak berkunjung

merry go round said...

Wedeeehhh... taun brp ini filmnya? Perasaan pernah liat posternya, tapi lupa.

Uuuhh... Nicholas Cage itu keren banget ya. Semua filmnya hebat :D

Blood Diamond berat tapi punya misi untuk membuka mata dunia tentang asal muasal berlian dan bagaimana perdagangan si berlian itu kan. Mungkin film ini juga punya tujuan kaya gitu ;)

Sulae said...

Oooo ini toh des yg kemaren telpon2 nyuruh nonton... wkwkwkwkw ntar nyari film-nya aja aahh... :D :D :D

Elsa said...

nih film


sumpah, ngeri banget deh!!!!

aku sudah nonton sekali
dan setelah nonton, lagsung berpikir keras... tuh orang gak punya hati nurani kali yaa


tapi pasti nyata tuh
ada orang seperti itu


ngeri deh

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...